Pada Tanggal 26 Februari 2015, Seluruh Anak-anak kelas IX dari Yayasan Pembina Pendidikan Adik Irma melaksanakan Training " Mental Juara " For Ujian Nasional. Tujuannya ialah untuk mempersiapkan mental mereka menjelang UN yang selama ini menjadi sebuah momok yang menakutkan. adapun materi yang kami berikan ialah :


Sukses ya Adik-adikku Untuk UN dan Lulus 100 % Nilai A


Success For Your Brother and Sister !!!




Training For School

Pada Tanggal 26 Februari 2015, Seluruh Anak-anak kelas IX dari Yayasan Pembina Pendidikan Adik Irma melaksanakan Training " Ment...

Alkisah, ada seorang pelukis terkenal. Hasil lukisannya banyak menghiasi dinding rumah orang-orang kaya. Si pelukis dikenal dengan kehalusan, ketelitian, keindahan dan kemampuan memerhatikan detail objek yang digambarnya. Karena itu, pesanan lukisannya tidak pernah berhenti dari para kolektor maupun pecinta barang-barang seni.

Suatu hari, setelah menyelesaikan sebuah lukisan, si pelukis merasa sangat puas dengan hasil lukisannya. Menurut pandangannya, lukisan itu sempurna. Maka, dia lantas bermaksud mengadakan pameran lukisan agar orang-orang dapat menikmati, serta mengagumi keindahan dan kehebatannya. 

Saat pameran, si pelukis meletakkan sebuah buku di dekat lukisan dengan sebuah tulisan: "Yang terhormat, para pecinta dan penikmat seni. Setelah melihat dan menikmati lukisan ini, silakan isi di buku ini komentar Anda tentang kelemahan dan kekurangannya. Terima kasih atas waktu dan komentar Anda."

Pengunjung pun silih berganti mengisi buku itu. Setelah beberapa hari, si pelukis pun membaca buku berisi komentar pengunjung pameran dan dia merasa kecewa sekali dengan banyaknya catatan kelemahan yang diberikan. "Orang-orang ini memang tidak mengerti indahnya lukisan ini. Berani-beraninya mereka mengkritik!" batin si pelukis.

Dalam hati, dia tetap yakin bahwa lukisannya itu sangat bagus. Maka, untuk itu dia ingin menguji sekali lagi komentar orang lain, tetapi dengan metode yang berbeda. Untuk itu, ia membuat pameran sekali lagi, namun di tempat yang berbeda. Kali ini, ia juga menyertakan sebuah buku untuk diisi oleh pengunjung yang melihat lukisannya. Tetapi kali ini, penikmat lukisannya tidak dimintai komentar kelemahan, namun untuk memberikan komentar tentang kekuatan dan keindahan lukisan itu.

Setelah beberapa hari, si pelukis kembali membaca buku komentar pengunjung. Kali ini, dia tersenyum senang setelah membacanya. Jika pengunjung yang terdahulu mengkritik dan melihat kelemahannya, maka komentar yang didapatkannya kali ini berisi banyak pujian dan kekaguman atas lukisan yang dibuatnya. Bahkan, banyak dari hal-hal yang dikritik waktu itu, sekarang justru dipuji.

Dari kedua pameran lukisan yang diadakannya, si pelukis mendapatkan sebuah pembelajaran bahwa tidak ada yang sempurna di dunia ini. Apa pun yang kita kerjakan, sehebat, dan sesempurna apa pun menurut kita, ternyata di mata orang lain, ada saja kelemahan dan kritikannya. Namun, pastilah ada juga yang memuji dan menyukainya. Jadi, tidak perlu marah dan berkecil hati terhadap komentar orang lain. Asalkan kita mengerjakan semua pekerjaan dengan sungguh-sungguh dan dilandasi niat baik, itulah persembahan terbaik bagi diri kita sendiri.

Memang, kehidupan di dunia ini tidak ada yang sempurna. Apa yang kita pikirkan, yang kita yakini, yang kita kerjakan, dan yang kita hasilkan, pasti selalu ada sisi pro dan kontra. Maka, kalau kita bersikukuh dengan sesuatu yang kita miliki dan kita yakini, maka hal tersebut bisa jadi justru mendatangkan masalah, konflik, atau bahkan rasa antipati. Tentu, jika itu yang terjadi, akan membuat kita tidak bahagia,

Namun, jika kita mampu menghargai setiap perbedaan sebagai hak asasi setiap insan, maka akan timbul keselarasan dan keharmonisan. Jika kita bisa menerapkan toleransi dan saling menghargai, maka ke mana pun kita pergi, dengan siapa pun kita bergaul, akan selalu ada tempat yang nyaman dan damai buat kita sehingga kebahagiaan selalu kita rasakan.

SUCCESS IS YOURS!

Komentar Lukisan

Alkisah, ada seorang pelukis terkenal. Hasil lukisannya banyak menghiasi dinding rumah orang-orang kaya. Si pelukis dikenal dengan kehal...


Tidak berlebihan bila dikatakan bahwa etos kerja Bushido merupakan pilar sukses ekonomi Jepang di kancah dunia. Etos kerja ini mengajarkan enam, prinsip, yakni: 
Gi - keputusan yang benar diambil dengan sikap yang benar berdasarkan kebenaran; jika harus mati demi keputusan itu, matilah dengan gagah, sebab kematian yang demikian adalah kematian yang terhormat. 
Yu - berani dan bersikap kesatria.
Jin - murah hati, mencintai dan bersikap baik terhadap sesama. 
Re - bersikap santun, bertindak benar. 
Makoto - bersikap tulus yang setulus-tulusnya, bersikap sungguh dengan sesungguh-sungguhnya dan tanpa pamrih.
Melyo - menjaga kehormatan, martabat dan kemuliaan, serta Chugo - mengabdi dan loyal.

Begitu pula keunggulan bangsa Jerman, menurut Max Weber, rahasianya terletak pada etos kerja Protestan yang terdiri dari enam prinsip, yakni: bertindak rasional, berdisiplin tinggi, bekerja keras, berorientasi pada kekayaan material, menabung dan berinvestasi, serta hemat, bersahaja dan tidak mengumbar kesenangan. 

Memang, kita banyak melihat produk-produk kedua negara itu membanjiri dunia dengan mutu kelas satu. Mulai dari otomotif, farmasi, elektronika, telekomunikasi, permesinan, kosmetika hingga fashion. Demikan pula hakikat sukses dalam hidup kita. Tiap kesuksesan yang datang menuntut kerja keras, usaha, latihan, dan perjuangan yang tidak main - main. Anda tidak bisa menghindarinya, itu adalah harga dari sebuah kesuksesan yang selalu anda inginkan.  

Setiap orang yang meraih sukses luar biasa selalu juga memberikan usaha yang luar biasa, kesungguhan yang luar biasa, perjuangan yang keras, sebelum akhirnya datang satu kesuksesan membuat mereka dikenang sepanjang masa.

Berikut ini adalah sebagian daftar karakteristik orang sukses secara singkat, yang mungkin dapat mengasah anda menemukan sejumlah prinsip kesuksesan bagi anda.

Optimisme
Orang-orang yang sukses menghadapi berbagai rintangan besar, seperti Nelson Mandela, Eleanor Roosevelt, me-ngaku bahwa apa yang membuat mereka mampu melalui masa-masa sulit adalah kemampuan untuk berfokus pada hal positif dan memiliki kemampuan luar biasa untuk mengha-dapi realitas yang sulit dengan menciptakan sifat optimisme yang keras hati.
Orang-orang yang optimis cenderung sukses karena harapan akan kesuksesan membuat mereka bekerja lebih giat. 

Tujuan, Sasaran dan Visi yang Pasti
Sukses  mensyaratkan pemusatan upaya (fokus).  Sebagaian besar orang menyalurkan energi mereka pada terlalu banyak hal sehingga tak mampu menjadi orang yang menonjol, bahkan pada satu bidang sekalipun.
Agar bisa sukses, harus memiliki sasaran dan tujuan yang lebih tinggi dan mengejar realisasinya. 

Kesediaan Bekerja
Orang sukses bersedia terlibat dalam pekerjaan yang membosankan dengan maksud untuk mencapai suatu cita-cita yang luar biasa. Dengan kerja keras, didapat pengetahuan tentang diri sendiri, dan hal itu tidak akan pernah terungkap bila anda malas.
Hukum kesuksesan adalah bahwa, begitu hal pertama tercapai, maka hal itu dapat menciptakan momentum yang membuat kesuksesan menjadi lebih mudah dipertahankan.

Disiplin
Kesuksesan abadi dibangun dari disiplin, bahwa anda harus memberikan perintah untuk diri sendiri dan mematuhinya. Seperti bunga berganda, awalnya membosankan, tetapi dalam jangka panjang hasilnya spektakuler.
Para pencapai sukses tahu bahwa sementara alam semesta dibangun dari kumpulan atom, kesuksesan dibangun dari menit-menit. Mereka menjadi penguasa yang ulung bila berkaitan dengan cara pemanfaatan waktu. 

Banyak Membaca
Memperhatikan kebiasaan orang sukses, akan ditemukan bahwa mereka biasanya para pembaca yang hebat. Bila anda membaca tentang berbagai prestasi dari orang-orang yang anda kagumi, mau tak mau wawasan anda akan meningkat.
Keingintahuan dan kemampuan untuk belajar adalah hal yang vital untuk meraih prestasi, sesuai dengan pepatah yang menyebutkan, “Para pemimpin adalah pembaca”.  

Mau Mengambil Resiko
Semakin besar resiko, semakin besar potensi kesuksesan. Tidak ada usaha, tidak ada yang bisa diperoleh. Mulailah berorientasi pada aksi (tindakan). 

Penguasaan
Penguasaan dapat mengubah segala situasi menjadi bermanfaat bagi orang-orang sukses. Mereka adalah “tuan bagi jiwa mereka, kapten atas nasib mereka”.

Stephen King, Sang penulis thriller kondang pernah berkata juga, "Yang membedakan kegagalan dengan kesuksesan adalah kerja keras, dan kerja keras itu yang akan membawa kesuksesan dalan hidup". Kepribadian yang kuat disertai dengan etos kerja yang benar akan mendorong seseorang bahkan perusahaan meraih kesuksesan yang luar biasa. 


SUCCESS IS YOURS!

Etos Kerja & Karakter Kepribadian Sukses

Tidak berlebihan bila dikatakan bahwa etos kerja Bushido merupakan pilar sukses ekonomi Jepang di kancah dunia. Etos kerja ini meng...

Zaman dahulu kala, hiduplah seorang Raja. Raja ini seharusnya puas dengan kehidupannya, dengan segala harta benda dan kemewahan yang ia miliki. Tapi Raja ini tidak seperti itu. Sang Raja selalu bertanya-tanya mengapa ia tidak pernah puas dengan kehidupannya. Tentu saja, ia memiliki perhatian semua orang kemana pun ia pergi, menghadiri jamuan makan malam dan pesta yang mewah, tetapi, ia tetapi merasa ada sesuatu yang kurang dan ia tidak tahu apa sebabnya. 

Suatu hari, sang Raja bangun lebih pagi dari biasanya dan memutuskan untuk berjalan-jalan di sekitar istananya. Sang Raja masuk ke dalam ruang tamunya yang luas dan berhenti ketika ia mendengarkan seseorang bernyanyi dengan riang dan perhatiannya tertuju kepada salah satu pembantunya yang bersenandung gembira dan wajahnya memancarkan suka cita serta kepuasan. 

Hal ini menarik perhatian sang Raja dan ia pun memanggil si hamba masuk ke dalam ruangannya. Pria ini, si hamba, masuk ke dalam ruangan sang Raja seperti yang telah diperintahkan. Lalu sang Raja bertanya mengapa si hamba begitu riang gembira. Kemudian, si hamba menjawab, "Yang Mulia, diri saya tidaklah lebih dari seorang hamba, namun apa yang saya peroleh cukup untuk menyenangkan istri dan anak-anak saya. Kami tidak memerlukan banyak, sebuah atap di atas kepala kami dan makanan yang hangat untuk mengisi perut kami. Istri dan anak-anak saya adalah sumber inspirasi saya, mereka puas dengan apa yang bisa saya sediakan walaupun sedikit. Saya bersukacita karena mereka bersukacita." 
Mendengar hal tersebut, sang Raja menyuruh si hamba keluar dan kemudian memanggil asisten pribadinya masuk ke dalam ruangan. Sang Raja berusaha mengkaji perasaan pribadinya dan mengkaitkan dengan kisah yang baru saja didengarnya, berharap dirinya dapat menemukan suatu alasan mengapa ia seharusnya dapat merasa puas dengan apa yang dapat diperoleh dengan sekejap tetapi tidak, sedangkan hambanya hanya memperoleh sedikit harta tetapi memiliki rasa kepuasan yang besar. Dengan penuh perhatian, sang asisten pribadi mendengarkan ucapan sang Raja dan kemudian menarik kesimpulan. 
Ujarnya, "Yang Mulia, saya percaya si hamba itu belum menjadi bagian dari kelompok 99." "Kelompok 99? Apakah itu?" tanya sang Raja. Kemudian, sang asisten pribadi menjawab, "Yang Mulia, untuk mengetahui apa itu Kelompok 99, Yang Mulia harus melakukan hal ini... letakkan 99 koin emas dalam sebuah kantung dan tinggalkan kantung tersebut di depan rumah si hamba, setelah itu Yang Mulia akan mengerti apa itu Kelompok 99.“
Sore harinya, sang Raja mengatur agar si hamba memperoleh kantung yang berisi 99 koin emas di depan rumahnya. Walaupun ada sedikit keraguan mucul, dan sang Raja ingin memberikan 100 koin emas, namun ia menuruti nasihat si asisten pribadi dan tetapi meletakkan 99 koin emas. Esok harinya, ketika si hamba baru saja hendak melangkahkan kakinya keluar rumah, matanya melihat sebuah kantung. Bertanya-tanya dalam hatinya, ia membawa kantung itu masuk ke dalam dan membukanya. Ketika melihat begitu banyak koin emas di dalamnya, ia langsung berteriak girang. Koin emas... begitu banyak! Hampir ia tidak percaya. Kemudian ia memanggil istri dan anak-anaknya keluar memperlihatkan temuannya. Si hamba meletakkan kantung tersebut di atas meja, mengeluarkan seluruh isinya dan mulai menghitung. Hanya 99 koin emas, dan ia pun merasa aneh. Dihitungnya kembali, terus menerus dan tetap saja, hanya 99 koin emas. Si hamba mulai bertanya-tanya, kemanakah koin yang satu lagi? Tidak mungkin seseorang hanya meninggalkan 99 koin emas. 
Ia pun mulai menggeledah seluruh rumahnya, mencari koin yang terakhir. Setelah ia merasa letih dan putus asa, ia memutuskan untuk bekerja lebih keras lagi untuk menggantikan 1 koin itu agar jumlahnya genap 100 koin emas. Keesokan harinya, ia bangun dengan suasana hati yang benar-benar tidak enak, berteriak-teriak kepada istri dan anak-anaknya, tidak menyadari bahwa ia telah menghabiskan malam sebelumnya dengan bekerja keras agar ia mampu membeli 1 koin emas. Si hamba bekerja seperti biasa, tetapi tidak dengan suasana hati yang riang, bersiul-siul seperti biasanya. Dan si hamba pun tidak menyadari bahwa sang Raja memperhatikan dirinya ketika ia melakukan pekerjaan hariannya dengan bersungut-sungut.
Sang Raja bingung melihat sikap si hamba yang berubah begitu drastis, lalu memanggil asisten pribadinya masuk ke dalam ruangan. Diceritakan apa yang telah dilihatnya dan si asisten pribadinya tetap mendengarkan dengan penuh perhatian. Sang Raja bertanya, bukankah seharusnya si hamba itu lebih riang karena ia telah memiliki koin emas. 
Jawab si asisten,"Ah.. tetapi, Yang Mulia, sekarang hamba itu secara resmi telah masuk ke dalam Kelompok 99." Lanjutnya, "Kelompok 99 itu hanyalah sebuah nama yang diberikan kepada orang-orang yang telah memiliki semuanya tetapi tidak pernah merasa puas, dan mereka terus bekerja keras mencoba mencari 1 koin emas yang terakhir agar genap 100 koin emas. Kita harusnya merasa bersyukur dengan apa yang ada, dan kita bisa hidup dengan sedikit yang kita miliki.
Tetapi ketika kita diberikan yang lebih baik dan lebih banyak, kita menghendaki lebih! Tidak menjadi orang yang sama lagi, yang puas dengan apa yang ada, tetapi kita terus menghendaki lebih dan lebih dan memiliki keinginan seperti itu kita membayar harga yang tidak kita pun sadari. Kehilangan waktu tidur, kebahagiaan, dan menyakiti orang-orang yang berada di sekitar kita hanya untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan kita sendiri. Orang-orang seperti itulah yang tergabung dalam Kelompok 99!“ 
Mendengar hal itu, sang Raja memutuskan bahwa untuk selanjutnya, ia akan mulai menghargai hal-hal yang kecil dalam hidup. Berusaha untuk memiliki lebih itu bagus, tetapi jangan berusaha terlalu keras sehingga kita kehilangan orang-orang yang dekat dengan kita, jangan pernah menukar kebahagiaan dengan kemewahan!  


FREE YOUR MIND! 

Andakah Kelompok 99

Zaman dahulu kala, hiduplah seorang Raja. Raja ini seharusnya puas dengan kehidupannya, dengan segala harta benda dan kemewahan yang ia...

Disiplin itu dapat membentuk sikap mental untuk melakukan hal-hal yang seharusnya pada saat yang tepat dan benar-benar menghargai waktu. Meskipun demikian agak sulit untuk menerapkan konsep-konsep kedisiplinan tadi hingga membudaya kedalam kehidupan kita sehari-hari. 
Yang pasti banyak faktor yang dapat mengurangi tingkat kedisiplinan kita. Kalau memang seperti itu, lebih baik Anda ikutan tips di bawah ini:

1. Pikirkan apa sebenarnya yang Anda inginkan.
Putuskan keinginan yang paling memungkinkan Anda wujudkan sebagai target harian. Pastikan setiap hari Anda memiliki suatu target yang realistis, jelas dan spesifik. Pastikan juga Anda sudah berusaha maksimal dan berhasil merealisasikan target-target tersebut setiap hari. Cara ini akan melatih Anda bertindak disiplin, sebab Anda dituntut untuk memprioritaskan aktifitas-aktifitas yang memungkinkan tercapainya target-target tersebut. 

2. Luangkan sedikit waktu untuk orang-orang yang Anda cintai 
Sedikitnya 5 sampai 10 menit di sela kesibukan setiap hari. Atau bila tidak sempat bertemu secara langsung, Anda dapat memanfaatkan sarana telekomunikasi, misalnya telpon, internet, dan lain sebagainya. Tindakan itu sebenarnya sangat sederhana, tetapi sangat tepat dan bermanfaat tidak saja terhadap hubungan eksternal melainkan memperbaiki
hubungan dengan hati serta memenuhi kodrat kita sebagai mahluk yang membutuhkan cinta dan hubungan sosial. 

3. Rutin melatih diri dengan berolah raga minimal 2-3 kali seminggu 
Olah raga rutin menjadikan kesehatan kita membaik. Mensana in corporesano – didalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang sehat pula. Bila kondisi kesehatan membaik, maka secara otomatis penampilan kita akan lebih bugar, kepercayaan dan tingkat energi kitapun akan meningkat untuk bertindak cepat dan tepat menangkap peluang yang ada. Maka segera putuskan jenis olah raga yang sesuai dengan kesehatan dan kesenangan Anda. Biasakan diri hanya mengkonsumsi makanan yang sehat dan bergizi serta menerapkan pola makan yang baik. Bukan berarti makanan kita harus mahal atau dibeli dari restoran elit. Contoh makanan yang sehat dan bergizi adalah bermacam jenis buah dan sayuran. Bila makanan kita selalu sehat dan bergizi, maka dapat dipastikan energi dan vitalitas kita meningkat untuk mengerjakan tanggung jawab secara tepat dan cepat hingga mencapai hasil yang terbaik. 

4. Kepatuhan untuk melaksanakan rutinitas ibadah sesuai aturan agama
Proses saat beribadah kepada Tuhan YME merupakan apresiasi yang terdalam dan mendapatkan kedamaian hati. Tetapi beribadah atau mendekatkan diri kepada Tuhan YME sebenarnya juga merupakan latihan kedisiplinan yang paling utama. Kepatuhan untuk melaksanakan rutinitas ibadah sesuai aturan agama tentu saja melatih kedisiplinan, sekaligus memperkaya hati dan jiwa kita dengan kedamaian, percaya diri, kreatifitas dan energi cinta Tuhan Yang Maha Kuasa.  

5. Menjaga kebersihan
Maka latihan kedisiplinan meliputi kebiasaan untuk menjaga kondisi di sekeliling kita agar selalu bersih dan teratur. Bila lingkungan kita bersih dan teratur, maka kita akan merasa lebih bebas dan senang, serta pikiran kita akan lebih jernih untuk menyelesaikan tugas dan mewujudkan target-target harian tadi. 

Selepas kita mempraktekkan beberapa tips latihan mendisiplinkan diri seperti yang diuraikan diatas dan sudah mendapatkan kemajuan, maka tips latihan kedisiplinan pamungkasnya adalah menunda keinginan untuk berpuas diri. “One of the best ways to develop discipline is to delay gratification. – Cara terbaik untuk meningkatkan kedisiplinan adalah menunda keinginan untuk berpuas diri.” Penundaan bukan selalu pertanda buruk. Sebab penundaan untuk tidak berpuas diri dulu selama ini selalu menyebabkan karakter disiplin kita lahir kembali. Semakin kita gunakan prinsip tersebut, kita menciptakan semakin banyak kemajuan dalam hal keuangan, hubungan sosial, spiritual dan bisnis. Kedisiplinan maupun kesuksesan menuntut kita melakukan hal-hal yang benar dan bukan hal-hal yang kita sukai. Sebuah pepatah mengatakan, “If you would live your life with ease; do what you ought, not what you please. – Jika kamu ingin mengisi kehidupanmu dengan kebahagiaan, maka selesaikan apa yang menjadi tanggung jawabmu, dan bukan hanya mengerjakan apa yang kau suka.” Meskipun melakukan hal yang benar awalnya tidak kita sukai. Tetapi bila kita mendisiplinkan diri dengan secara rutin melaksanakannya, maka berangsur-angsur kita akan menyukainya atau bahkan menjadi bagian dari kesadaran pribadi dan kita senang melakukannya. Orang-orang yang sukses adalah orang-orang yang selalu menerapkan kedisiplinan dalam kehidupan mereka sehari-hari. Cobalah menerapkan kedisiplinan dalam kehidupan, dan Anda tidak akan pernah menyesal. Bila kedisiplinan sudah menjadi bagian dari kesadaran atau budaya pribadi kita, berarti kita sudah membangun dasar yang kehidupan yang kuat sebagai seorang yang sukses dan selalu bersemangat. 


SUCCESS IS YOURS! 

5 Cara Mudah untuk Bisa Disiplin

Disiplin itu dapat membentuk sikap mental untuk melakukan hal-hal yang seharusnya pada saat yang tepat dan benar-benar menghargai waktu. ...























Galery Foto

Cara Memandang



Pelajaran dapat diperoleh di mana saja, pada usia berapun. Ada suatu kisah nyata yang sangat menarik, dari hal yang buruk dapat berubah menjadi pelajaran hidup yang berguna. Kita simak bersama. Ketika masih duduk di SD, Dita terlibat dalam perdebatan sengit dengan seorang anak lelaki di kelasnya. Saat ini Dita bahkan sudah lupa apa topik perdebatan itu, tetapi ia tidak lupa pelajaran yang diperolehnya hari itu. Dita yakin sekali bahwa dirinyalah yang benar, sedangkan temannya salah. Sebaliknya, temannya itu juga yakin bahwa ia yang benar dan Dita yang salah. Maka guru mereka memutuskan untuk memberikan pelajaran yang sangat penting.
Ia menyuruh Dita dan temannya maju ke depan kelas. Dita berdiri di satu sisi meja, sementara temannya itu di sisi yang lain.
Di tengah meja ada satu obyek besar dan bundar. Dita melihat dengan jelas bahwa benda tersebut berwarna hitam. Lalu guru bertanya pada teman Dita itu, apa warna benda tersebut. "Putih", sahutnya. Dita tak percaya mendengarnya, sebab benda tersebut jelas-jelas hitam. Dita dan temannya kembali berdebat dengan sengit, kali ini tentang warna benda tersebut.
Sang Guru kemudian menyuruh Dita berdiri di tempat temannya tadi, sementara temannya tadi berdiri di tempat Dita. Mereka bertukar tempat, dan sekarang sang guru bertanya kepada Dita, apa warna benda itu. 
Dita terpaksa menjawab, "Putih", sebab benda tersebut ternyata memang mempunyai dua sisi yang berbeda warna. Dari sudut ini, warna yang kelihatan adalah putih, sedangkan dari sisi yang lain warnanya hitam.
Pelajaran penting yang dapat kita pelajari dari ilustrasi cerita di atas adalah kita mesti bisa menempatkan diri pada posisi orang lain dan melihat situasinya melalui mata mereka supaya kita bisa benar-benar memahami perspektif mereka.
Terkadang saat kita berhadapan dengan rekan kerja atau customer kita, kita tidak mau mengerti tentang pendapat mereka. Kita tidak mau melihat masalah dari sudut pandang mereka. Sehingga akhirnya kita terjebak pada situasi pertengkataran atau bersitegang untuk hal yang sebenarnya bisa dibicarakan dahulu. Seringkali kita berusaha memaksa orang lain untuk melihat melalui kaca mata kita, tapi sulit untuk berlaku sebaliknya.Keberadaan orang lain terkadang diperlukan untuk menjembatani perbedaan tersebut agar tidak semakin meruncing. Keberadaan orang lain sebagai penengah dan ketersediaan untuk mencoba melihat masalah dari sudut pandang orang lain pada akhirnya dapat memunculkan solusi yang baik. 


Succes is Your MINDSET

Beda Cara Memandang

Cara Memandang Pelajaran dapat diperoleh di mana saja, pada usia berapun. Ada suatu kisah nyata yang sangat menarik, dari hal yang...

Lean Six Sigma Guide Book

https://drive.google.com/file/d/0Byd8GYMqGlxoUDdabzM3SEI5Tk0/view?usp=sharing

Download E-Book

Lean Six Sigma Guide Book https://drive.google.com/file/d/0Byd8GYMqGlxoUDdabzM3SEI5Tk0/view?usp=sharing
"Thank You Seems to be The Hardest Word"

Terima kasih terkadang menjadi kata-kata yang paling sulit diucapkan. Padahal kata-kata ini sudah diajarkan sedari kita masih kecil. Seringkali tidak kita sadari bahwa mengucapkan kata ‘terima kasih’ adalah wujud ungkapan penghargaan karena kita telah menerima ‘kasih/bantuan’ dari orang lain. Artinya, kita seharusnya merasa terbantu dengan adanya orang lain. Namun kita merasa bahwa sudah seharusnya orang lain melakukan perbuatan tersebut untuk kita. Jadi bantuan itu adalah suatu ‘kewajiban’, namun kita tidak merasa ‘berkewajiban’ pula untuk berterimakasih sebagai balas-annya. 

Ada satu cerita yang bagus sekali. Suatu ketika, seorang ibu  bermimpi pergi ke surga dan kemudian seorang malaikat menemaninya berkeliling dan menunjukkan keadaan di surga. Mereka berjalan memasuki suatu ruang kerja penuh dengan para malaikat. Malaikat tersebut berhenti di depan ruang kerja pertama dan berkata, "Ini adalah Seksi Penerimaan".

Disini, semua permintaan yang ditujukan pada Tuhan diterima". Sang ibu melihat-lihat sekeliling tempat ini dan mendapati tempat ini begitu sibuk dengan begitu banyak malaikat yang memilah-milah seluruh permohonan yang tertulis pada kertas dari manusia di seluruh dunia. Kemudian sang ibu dan malaikat  berjalan lagi melalui koridor yang panjang lalu sampailah mereka pada ruang kerja kedua. Malaikat berkata,"Ini adalah Seksi Pengepa kan dan Pengiriman". Disini berbagai permintaan yang diminta manusia diproses dan dikirim ke manusia-manusia yang masih hidup yang memintanya".

Aku perhatikan lagi betapa sibuknya ruang kerja itu. Ada banyak malaikat yang bekerja begitu keras   karena ada begitu banyaknya permohonan yang dimintakan dan sedang dipaketkan untuk dikirim ke bumi. Mereka melanjut kan perjalanan lagi hingga sampai  pada ujung terjauh koridor panjang tersebut dan berhenti pada sebuah pintu ruang kerja yang sangat kecil. Yang sangat mengejutkan sang ibu, hanya ada satu malaikat yang duduk disana, hampir tidak melakukan apapun. "Ini adalah Seksi Penerimaan Pernyataan Terima Kasih", kata Malaikat pelan. Dia tampak malu."Bagaimana ini? Mengapa hampir tidak ada pekerjaan disini?", tanya sang ibu.

"Menyedihkan", Malaikat meng-hela napas.

"Setelah manusia menerima permohonan yang mereka minta, sangat sedikit manusia yang mengirimkan pernyataan terima kasih".
 

"Bagaimana manusia menyata-kan terima kasih atas keberkahan Tuhan?", tanyaku.

"Sederhana sekali", jawab Malaikat. "Cukup berkata, "Terima kasih, Tuhan".

Cukup berkata ‘terima kasih’, perkataan yang mem buat oranglain merasa dihargai. Begitu besarperan   ungkapan terima kasih itu. Ucapkanlah kepada keluarga Anda, teman Anda, rekan kerja, customer Anda atau siapapun yang memberikan per tolongan kepada Anda.



SUCCESS IS MINDSET

Inilah Efeknya Ketika Mengucapkan Terima Kasih

"Thank You Seems to be The Hardest Word" Terima kasih terkadang menjadi kata-kata yang paling sulit diucapkan. Padahal kata-...
Alamat:
Epicentrum Walk lt.5 suite 529 Jl.HR.Rasuna Said Karet Kuningan, Setiabudi Jakarta Selatan

Telepon:
0812-8342-9088
BBM:
7693D174

Apabila Anda memiliki pertanyaan dapat menghubungi kami:

foxyform

Kontak Kami

Alamat: Epicentrum Walk lt.5 suite 529 Jl.HR.Rasuna Said Karet Kuningan, Setiabudi Jakarta Selatan Telepon: 0812-8342-9088 BBM: 7693D174 Apa...

Jadwal Pelatihan Dunia Jiwa



Pelatihan mempersiapkan peserta latihan untuk mengambil jalur tindakan tertentu yang dilukiskan oleh teknologi dan organisasi tempat bekerja, dan membantu peserta memperbaiki prestasi dalam kegiatannya terutama mengenai pengertian dan keterampilan.

Fokus Kami :

  • Peningkatan kemampuan dalam melaksanakan tugas
  • Perubahan perilaku yang tercermin pada sikap, disiplin dan etos kerja.
Untuk mengetahui terjadi tidaknya perubahan tersebut dilakukan penilaian atau evaluasi atas pelaksanaan Pelatihan tersebut.

Pelatihan

Pelatihan mempersiapkan peserta latihan untuk mengambil jalur tindakan tertentu yang dilukiskan oleh teknologi dan organisasi tempat bek...

Lembaga Dunia Jiwa ini terbentuk dimana orang menginginkan selalu ingin SUKSES. Oleh karena itulah lembaga ini hadir untuk orang-orang yang menginginkan meraih keSUKSESan. 

Model SUKSES dunia jiwa, seperti berikut ini :
Kata SUKSES, terdiri dari huruf

S : Sehat ( Fisik dan Mental )
U : Usaha
K : Kerja Keras
S : Sinergi ( Kerjasama )
E : Empati
S : Sejahtera

Dunia Jiwa hadir berupa pelayanan teknik terapi kekinian yang menggabungkan dari Pikiran & Jiwa untuk menggali potensi diri yang sebenarnya. 

Tentang Kami

Lembaga Dunia Jiwa ini terbentuk dimana orang menginginkan selalu ingin SUKSES. Oleh karena itulah lembaga ini hadir untuk orang-orang ya...

Kata “ Outbound “ berasal dari kata “ Out “ dan “Boundaries”, yaitu bermakna  sebuah proses pembelajaran yang didesain agar setiap peserta dapat melewati batas-batas (boundaries) yang berada di luar kendalinya (out) atau kepura-puraannya. Sehingga terlihat berbagai potensi, kelebihan dan kelemahan pribadinya, serta peserta dapat mengambil hikmah dari berbagai permainan. Pelatihan ini sangat membutuhkan kejujuran diri dan menerapkan gaya pendidikan orang dewasa (andragogi). Potensi yang ditemukan akan dikembangkan dan dimanfaatkan, sedangkan kelemahan yang ditemukan harus segera disadari dan diperbaiki.

Adapun Training Outbound terbagi menjadi 3 kategori, yaitu :
1. LOW IMPACT : Resiko Rendah
2. MIDDLE IMPACT : Resiko Sedang
3. HIGH IMPACT : Resiko Tinggi

Paket Outbound kami terdiri dari lingkup :
1.Paket Pemberdayaan Diri ( Self Empowering )
2. Kepribadian ( Personality )
3. Kepemimpinan ( Leadership )
4. Pengembangan TIM ( Team Building )
5.Pengembangan Gagasan dan Karya ( Productivity Development )
6. Pengembangan Organisasi ( Organization Development )

Jenis Permainan sangat ditentukan oleh lokasi tempat OUTBOUND dan Paket Program

Jenis Low Impact




Jenis Middle Impact


Jenis High Impact



Ingin melakukan Assessment / Gathering dengan Menggunakan Media Outbound

Silahkan hubungi Customer Service :


+62838 7555 8380 

+62813 1881 5546 

+62856 1058 122



Outbound

Kata “ Outbound “ berasal dari kata “ Out “ dan “Boundaries”, yaitu bermakna  sebuah proses pembelajaran yang didesain agar setiap pesert...


Carl Gustav Jung Tokoh psikoanalisis lainnya selain Freud adalah Carl Gustav Jung, dia adalah pencetus ide ketaksadaran kolektif (collective unconscious). Sistem  psikologinya hampir sama dengan Freud, tapi memiliki beberapa jalan yang berbeda. Dia menyebut sistemnya 'Psikologi analitik' (Analitical Psycology).

Perbedaan Utama pada Teori Libido.  Freud memperlihatkan libido terutama dalam konteks seksual, sedangkan Jung memperlihatkan sex sebagai hanya salah satu bagian penggerak kekuatan dari libido. Jung berpendapat bahwa libido sapat mengekspresikan dirinya salam cara yang lain tergantung dari apa yang paling penting bagi individu pada suatu saat. Jung menolak dasar teorinya sebagai seksual secara eklusif yang memberikannya interpretasi pada kelakuan Feud yang mengekspresikan hanya pada term seksual.

Contoh dari ini adalah selama pase pre-seksual (3-5 tahun pertama) Jung berpendepat energi libido (libidinal energy) merupakan fungsi dari nutrisi dan pertumbuhan, tanpa adanya pengaruh dari libido seksual seperti pada pemikiran Freudian. Dia juga menolak Oedipal complex-nya Freud dan dia lebih berpandangan terhadap penggabungan antara perasaan seksual dengan tendensi pertahanan hidup daripada konsep Freud tentang ketergantungan (misalnya: makanan, kelangsungan hidup) anak yang diperlihatkan pada ibunya. Jung berpendapat bahwa perasaan sexual merupakan faktor yang memberikan kontribusi, tapi bukan faktor yang utama.

Pandangann Jung terhadap Pikiran (mind Menggunakan psyche untuk merujuk pada pikiran. 3 level pikiran
1. Kesadaran (Conscious)
2. Ketidakesadaran personal (Personal Unconscious)
3. Ketidaksadaran kolektif (Collective Unconscious)

Jung percaya, terlalu banyak hal penting yang diletakan pada alam pikiran sadar (conscious). Dia memperlihatkan ketaksadaran sebagai bagian yang paling penting dalam alam pikiran (mind), dan membaginya kedalam dua bagian:

Ketaksadaran Personal yang dimiliki tiap individu, dan berisi impuls-impuls, harapan, dan pengalaman personal.

Ketaksadaran Kolektif yang merupakan bagian yang paling besar pada ketaksadaran, dan merupakan teori intriguing terpenting dari Jung. Dia menteorisasi bahwa ada bagian pokok ketidaksadaran dari pikiran yang penuh ide dan pengalaman yang terbangun hingga sangat kuat, dan  tersembunyi dalam sektor masing-masing alam pikiran ketidaksadaran kita yang dimulai sejak keberadaan ras manusia.

Buku Schultz "A History OF Modern Psychology" menjelaskan teori ini seperti sekumpulan kepulauan. Pulau-pulau muncul ke permukaan air seperti kedaran individu, dan bagian dataran yang berada dibawah air seperti ketidaksadaran personal.  Bagian dasar yang sangat luas adalah analogi untuk ketidaksadaran kolektif.

Empat Pola Dasar (The Four Archetypes) Jung meperkenalkan ketaksadaran kolektif sebagai pembentuk tendensi pewarisan, yang dinamakannya "archetypes", dan ini adalah  "pre-existing determinants of mental experience" yaitu berarti ketaksadaran kolektif menentukan bagaimana kita berperilaku secara luas.

Acrhetypes
adalah pengalaman, menurut Jung, layaknya emosi dan gambaran mental. Jung dalam studinya tentang kultur dan cara berfikir menemukan 4 archetypes utama yang menonjol.

Persona
Merupakan sebuah penutup menyembunyikan orang sebenarnya. Orang menggunakan ini untuk tampil berbeda pada orang-orang tertentu dan pada situasi sosial dimana ia menginginkan interaksi yang lebih baik. Penutupan seringkali tidak merefleksikan kepribadian orang itu sebenernya.

Anima dan Animus
Merupakan karakteristik gender manusia.  Animus berarti karakter maskulin yang ada pada wanita, dan Anima berarti suatu karakteristik wanita (feminim) yang ada pada pria.

Shadow
Merupakan bagian kepribadian yang seperti kepribadian hewan. Pola dasar ini yang memberikan aspek tak bermoral (immoral) pada manusia. Jung mengklain bahwa ketika kita melakukan sesuatu yang 'jelek' maka penyebab perilaku tersebut adalah shadow personality. Intro/Extroversion.

Teori Jung yang paling populer adalah pembagian sifat manusia kedalam sifat introvert dan ekstrovert.

Introversion
Merupakan bagian libido yang mengatur kedalam diri (Inwards). Dengan bagian ini individu mejadi lebih memiliki keinginan untuk berusaha, berinstrospeksi, dan memiliki ketahanan terhadap pengaruh dari luar. pengaruh dari luar. Kurang percaya diri ketika berhubungan dengan dunia luar dan cenderung menjadi malu atau anti-sosial.

Extroverted
Merupakan libido yang mengatur keluar dari diri manusia, kejadian dan situasi tertentu. Seseorang yang bertipe ini memiliki pengaruh yang sangat kuat  pada lingkungannya dan sangat berdifat sosial, memiliki kepercayaan diri yang baik pada banyak situasi.
Jung percaya bahwa kedua sisi tersebut ada pada individu secara luas, dan kita tidak mungkin menemukan seseorang yang yang introvert total atau extrovert total. Faktor-faktor eksternal cenderung memiliki pengaruh yang besar pada sisi dominan mana yang akan muncul dan seberapa besar sisi kepribadian tersebut  mendominasi seseorang. Sebagai contoh, orang yang secara normal pemalu bisa menjadi extrovert pada situasi ketika dia merasa benar-benar tertarik dan merasa nyaman.

Untuk itulah Jung membagi 5 ( Lima ) Tipologi Kepribadian, berdasarkan Struktur dalam Otak,   yaitu :

1. Sensing 


2. Thinking

3. Intuiting

4. Feeling

5. Insting

Untuk mengetahui type kepribadian diri kita.... 

Silahkan hubungi Customer Service :

+62838 7555 8380 

+62813 1881 5546 

+62856 1058 122






Psikologi

Carl Gustav Jung Tokoh psikoanalisis lainnya selain Freud adalah Carl Gustav Jung, dia adalah pencetus ide ketaksadaran kolektif...

Apa Hipnoterapi?
Hypnotherapy adalah cara mengatasi pikiran bawah sadar Anda dan membawa perubahan.
Sementara Anda rileks dalam keadaan terhipnotis, pikiran bawah sadar Anda terbuka untuk saran, yang dapat membuat lebih mudah bagi Anda untuk mencapai tujuan Anda, apakah itu untuk berhenti merokok atau menjadi lebih percaya diri ketika Anda berbicara di depan umum.


Fokus Kami

  • Hasil didorong - yang sangat spesifik
  • Hasil biasanya cepat
  • Cocok untuk berbagai masalah, baik fisik dan mental
  • Santai dan efektif
  • Hasilnya jangka panjang - biasanya permanen

Bagaimana Hipnoterapi Bekerja?
Bagian pertama dari setiap sesi hipnoterapi adalah untuk membahas mengapa Anda berada di sini dan apa yang ingin Anda capai.
Kami juga akan membahas riwayat kesehatan Anda, kesehatan umum, dan informasi terkait lainnya. Kemudian, saya akan memandu Anda ke dalam keadaan relaks, tapi satu di mana Anda masih akan memiliki kesadaran dan kontrol.


Berapa Banyak sesi saya perlu?
Hal ini berbeda untuk setiap orang, dan juga tergantung pada masalah yang ditangani, namun hipnoterapi adalah pendekatan yang sangat spesifik dan saya akan selalu mencoba dan membantu Anda sebagai beberapa sesi mungkin. Misalnya, kebanyakan fobia sederhana biasanya dapat ditangani dengan antara 1-3 kunjungan. kekhawatiran yang lebih kompleks dapat memakan waktu.


Apakah semua orang menanggapi hipnoterapi?
Sementara respon individu bervariasi, British Society of Clinical Hypnosis memperkirakan bahwa 85% dari orang-orang akan menanggapi hipnoterapis klinis.
orang termotivasi yang yakin bahwa hipnoterapi akan membantu biasanya merespon terbaik.


Dapatkah saya dibuat untuk melakukan sesuatu yang saya tidak ingin melakukan sementara saya terhipnotis?
Tidak ada hipnoterapis klinis akan pernah meminta Anda untuk melakukan sesuatu yang bertentangan dengan keinginan Anda, tapi mungkin meyakinkan Anda untuk mengetahui bahwa bahkan ketika Anda terhipnotis Anda tidak dapat dibuat untuk melakukan apa pun yang Anda tidak ingin melakukan.
Anda juga tidak bisa dihipnotis melawan kehendak Anda.


Jenis Masalah Apa Saja yang Dapat dilakukan oleh Hypnotherapi?
Hipnoterapi adalah sangat baik ketika Anda berharap untuk hasil yang cepat, misalnya untuk manajemen stres, mengatasi fobia atau untuk band lambung untuk menurunkan berat badan.
Jangka panjang, hal ini juga membantu untuk bekerja dengan isu-isu yang lebih dalam, terutama ketika dilengkapi dengan penyembuhan untuk masuk lebih dalam ke sumber masalah dan untuk mendapatkan sensasi yang lebih dalam diri.


Kepedulian Kami  

a. Fisik
b. Kecanduan
c. Mengatasi Stress
d. Pengembangan Diri

Hypnotherapi

Apa Hipnoterapi? Hypnotherapy adalah cara mengatasi pikiran bawah sadar Anda dan membawa perubahan. Sementara Anda rileks dalam keadaan t...

 

© 2017 - Distributed By Free Blogger Templates | Lyrics | Songs.pk | Download Ringtones | HD Wallpapers For Mobile